MUI Batam: Kantor Baru PMB Spirit Baru Hijrah Menuju Dakwah Transformatif

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam menilai peresmian gedung baru bukan sekadar pindah lokasi kantor secara fisik, melainkan momentum penting untuk melakukan hijrah menuju dakwah yang lebih transformatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

BATAM

5/24/20261 min read

BATAM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam menilai peresmian gedung baru bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan momentum penting untuk melakukan hijrah menuju dakwah yang lebih transformatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum MUI Kota Batam, KH Luqman Rifai, dalam kegiatan Tasyakuran Peresmian Gedung Baru PMB yang digelar pada Ahad, 24 Mei 2026.

Dalam sambutannya, ia mengaitkan semangat pembangunan gedung baru dengan kandungan Surat An-Nisa ayat 100 tentang hijrah di jalan Allah. Menurutnya, hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah menuju kondisi yang lebih baik, lebih luas manfaatnya, dan lebih besar pengabdiannya kepada umat.

“Gedung baru ini hendaknya menjadi simbol hijrah dakwah. Dari dakwah yang bersifat seremonial menuju dakwah yang transformatif, yang mampu menjawab tantangan umat dan perubahan zaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagaimana firman Allah dalam Surat An-Nisa ayat 100, orang yang berhijrah di jalan Allah akan menemukan banyak tempat dan keluasan rezeki di muka bumi. Nilai tersebut, kata dia, relevan dengan perjuangan para mubaligh dalam memperluas medan pengabdian dan pelayanan dakwah di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberadaan gedung baru PMB diharapkan dapat menjadi pusat penguatan ukhuwah, pengembangan kapasitas dai, serta ruang kolaborasi dakwah yang lebih modern, inklusif, dan menyentuh kebutuhan umat secara nyata.

“Dakwah hari ini harus mampu menghadirkan solusi, membangun peradaban, memperkuat persatuan, dan menebarkan nilai rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

Acara tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dengan dihadiri Anggota DPD RI H. Ria Saptarika, Wakil Ketua DPRD Kepri H. Bakhtiar M. Rum, Ketua DPRD Kota Batam H Kamaludin, Sekretaris Daerah Kota Batam H. Firmansyah, Ketua MUI Kota Batam KH Luqman Rifai, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam YM Raja Muhammad Amin. Perwakilan dari Kodaeral IV Batam, Dandim, Dandenpom, mubaligh, tokoh agama, pengurus organisasi Islam, serta undangan dari berbagai elemen masyarakat di Kota Batam. Momentum tersebut juga diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas berdirinya gedung baru yang diharapkan menjadi pusat aktivitas dakwah dan pembinaan umat di Batam."*"