Bukber MUI Batam, Amsakar Apresiasi Peran Ulama
Saat hadir kegiatan MUI Kota Batam, Walikota Batam Dr. H. Amsakar Ahmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ulama yang selama ini berperan aktif dalam mengawal pembangunan Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani.
BATAM
3/19/20262 min read


Batam – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) pada Rabu, 18 Maret 2026, bertempat di Graha MUI Kota Batam. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, H. Iman Sutiawan, S.E., Wakil Ketua III DPRD Kepri H. Bakhtiar, Lc., M.A., Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Ahmad, M.Si., Asisten Pemerintah Kota Batam H. Yusfa Hendri, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan seluruh keluarga besar MUI Kota Batam.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Kepri H. Iman Sutiawan menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemimpin formal dan tokoh agama akan mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial keumatan.
“Ulama dan umaro harus terus berjalan beriringan. Sinergi ini penting untuk menjaga kondusivitas daerah serta memastikan pembangunan berjalan selaras dengan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ulama yang selama ini berperan aktif dalam mengawal pembangunan Kota Batam. Ia menegaskan bahwa kontribusi ulama sangat penting dalam mewujudkan visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik, tetapi juga oleh kekuatan nilai spiritual dan moral yang dibimbing oleh para ulama,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI Kota Batam, KH. Luqman Rifa’i, S.Ag., M.Pd., memaparkan perkembangan pembangunan Graha MUI Kota Batam yang terus menunjukkan progres positif sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pelayanan umat
Ia juga menjelaskan peran strategis MUI dalam menjalankan tiga fungsi utamanya, yakni tanggung jawab keagamaan (mas’uliyah diniyah), tanggung jawab sosial (mas’uliyah ijtimaiyah), dan tanggung jawab kebangsaan (mas’uliyah wathaniyah). Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat peran MUI sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan peran MUI yang konstruktif, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kebangsaan,” jelasnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat ukhuwah, acara ini juga diharapkan menjadi titik tolak penguatan kolaborasi antara ulama dan umaro dalam membangun Batam yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
